Kapan memakai bentuk perintah dan larangan
Perintah dan Larangan
Cara membaca pola kalimat
- N = kata benda
- Misalnya 人 (orang) atau 本 (buku). N1 dan N2 berarti dua isian kata benda yang berbeda.
- V = kata kerja
- Misalnya 食べる (makan). V1 dan V2 berarti dua kegiatan yang disebut dalam pola.
- A atau Adj = kata sifat
- Misalnya 安い (murah) atau 静か (tenang). Perhatikan apakah termasuk kelompok い atau な.
- V(ます), V(て), dan V(kamus)
- Gunakan bentuk yang tertulis dalam kurung. Pada V(ます) + akhiran baru, buang ます dahulu: 食べます → 食べたいです.
Tanda 〜 adalah bagian yang bisa kamu isi, sedangkan → menunjukkan perubahan bentuk. Lihat contoh di setiap pola untuk mengetahui cara memakainya.
- Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk ini terdengar kasar dan terutama dipakai laki-laki kepada teman dekat atau orang di bawahnya.
- Bentuk ini juga dipakai saat darurat, pada rambu lalu lintas, dan saat menyemangati pemain olahraga.
- Kepada atasan, guru, atau orang yang belum akrab, jangan memakainya.
Rumus
- Darurat: 火事だ!逃げろ!
- Rambu dan tulisan: 止まれ.
- Menyemangati pemain: 頑張れ!
- Yang lebih aman untuk sehari-hari: V てください atau V ないでください.
Catatan penting
- Perempuan jarang memakai bentuk ini dalam percakapan biasa.
Kesalahan umum
先生、これを見ろ。
先生、これを見てください。
Bentuk perintah terlalu kasar untuk guru.
インドネシア、頑張れ!
インドネシア、がんばれ!
Indoneshia, ganbare!
Ayo, Indonesia, semangat!
危ない!走るな!
あぶない!はしるな!
Abunai! Hashiru na!
Bahaya! Jangan lari!
危ない!止まれ!
あぶない!とまれ!
Abunai! Tomare!
Awas! Berhenti!
1 / 1
Pilih pola kalimatUnit 38
Dalam situasi mana bentuk perintah seperti がんばれ wajar dipakai?
Kapan memakai bentuk perintah dan larangan